Berita & Artikel

Catatan
Bagaimana Investasi di 2009?

Alasan kenapa hal itu terjadi adalah menurunnya daya beli negara2 maju yang akhirnya berimbas kepada rendahnya ekspor negara2 berkembang seperti Indonesia ini, padahal Indonesia masih bergantung pada impor sehingga Indonesia mengalami defisit pemasukan alias impor lebih besar daripada ekspor.

 Saya tidak akan membahas soal hal itu lebih jauh karena sepertinya berita sejenis itu sudah banyak baik di media massa maupun artikel-2 yang bertebaran di Internet.

 Nah yang saya ingin tanyakan kepada anda adalah apakah rencana keuangan anda sudah mengantisipasi hal ini?

 Kita tahu setiap tahun ada 2 musim, musim hujan dan musim kemarau. Seorang petani yang baik selalu tahu kapan harus menanam dan kapan memanen hasilnya.
Kita sebagai orang yang bertanggung-jawab atas keuangan kita sendiri juga harus tahu  setiap pertumbuhan pesat selalu ada masa konsolidasi (penurunan).

 Nah apabila kita pelihat neraca pertumbuhan ekonomi sejak 2001 yang selalu berkembang pesat setiap tahunnya, kita seharusnya sadar bahwa Matahari tidak bersinar 24 jam. Jadi ada kalanya Matahari terbenam dan hari menjadi gelap. Inilah yang terjadi tahun ini dan mungkin beberapa tahun ke depan.

 So, apa yang kita harus lakukan saat ini?

 Pertama dan yang paling penting, evaluasi kembali rencana2 keuangan anda yang sudah anda buat. Lihat nilainya saat ini dan lakukan reformasi keuangan apabila dirasa sangat perlu.

Susun kembali prioritas keuangan anda, apakah itu mungkin biaya masuk sekolah anak anda untuk ajaran baru tahun ini atau mungkin beli mobil baru.

Apabila nilai investasi anda merosot nilainya saat ini, jangan memaksakan untuk tetap mengikuti standar gaya hidup yang telah anda buat di awal tahun 2008, karena keadaannya sudah sangat berbeda saat ini. Nilai investasi anda di reksadana saham saat ini mungkin nilainya tinggal 50% dari yang anda lihat awal tahun.

 Tetapi ingat, bukan berarti anda bersikap pelit dan tidak “memberi hadiah” kepada diri anda sendiri. Yang anda harus lakukan cuma menyesuaikan “nilai hadiah”nya.

Jadi kalau anda biaya menghabiskan Rp.300.000,- setiap akhir pecan untuk pergi bersama keluarga, ya di tahun 2009 ini kurangi menjadi Rp.200.000,- saja. Saya yakin yang sebenarnya dicari pada saat pergi bersama keluarga bukanlah nilai uang yang dihabiskan melainkan nilai kebersamaannya.

 Dan kembali lagi anda harus mengingat bahwa matahari akan bersinar kembali. Di saat “gelap” ini, banyak peluang-peluang investasi yang bisa anda manfaatkan, banyak saham murah, NAB reksadana rendah, property murah, dan itu semua peluang yang anda bisa ambil saat ini dan dalam 3-5 tahun ke depan anda akan bisa tersenyum lebar karena nilai investasi anda sudah berlipat ganda.

 Selamat ber-evaluasi dan selamat ber-investasi!

Selamat Tahun Baru 2009!

 

- Rico SC -
Developed by JogjaCamp Copyright implanner.net @ 2008 - Arrow Sheds and