![]() |
|
|
|
Berita & Artikel
Catatan
TRADE & RISK
MANA YANG BIKIN “RESIKO TINGGI”…instrumennya atau DIRI KITA SENDIRI??? Banyak yang bilang bahwa trading saham/forex/index itu BERBAHAYA, RESIKO TINGGI…..kalo saya boleh bilang bahwa yang bikin berbahaya itu bukan saham/forex/index-nya tapi CARA TRADINGNYA. Lho kok?? Contohnya, banyak orang bilang juga bahwa olahraga motorsport itu berbahaya, misalnya F1. Mobil F1 dipacu pada kecepatan sekitar 300 km/jam, dan kalo belok bisa membuat pembalapnya terkena tarikan gravitasi sampai dengan 5G (5x gravitasi bumi), sama seperti naik pesawat jet. Hanya saja pesawat jet hanya terbang dalam hitungan menit, pembalap F1 berlomba selama HAMPIR 2 JAM. Bayangkan RESIKO-nya!! Tapi apa kata seorang Michael Schumacher, sang juara dunia F1 7x…dia merupakan salah satu F1 driver di dunia yang BISA MENJELASKAN DENGAN DETAIL kalo disuruh cerita tentang apa yang dialaminya saat balapan. Contohnya adalah apa saja yang dilakukan penonton saat dia berbelok di satu tikungan, bayangkan!...dalam tekanan mental dan fisik yang begitu besar dia masih mampu melihat kanan-kiri dan menikmatinya…wow… Demikian pula dengan pembalap F1 yang lain, Sebastien Vettel…dia juga bisa menceritakan bagaimana air keringatnya bergerak ke kanan-kiri di kaca helmnya saat dia belok kanan-kiri. Jangan-jangan dia akan jadi legenda balap juga ya… Kesimpulannya adalah…yang bisa bikin BAHAYA & RESIKO TINGGI itu kalo kita TIDAK TAHU CARANYA…alias TIDAK TAHU ILMUNYA. TRADING Saham/Forex/Index akan menjadi sangat BERESIKO kalo kita tidak tahu CARANYA TRADING. Memang tidak dipungkiri bahwa ketiga instrument investasi itu berfluktuasi tinggi…iya memang, saya juga mengakuinya…akan tetapi RESIKO itu bisa DIKONTROL dengan cara trading yang baik. Lalu, bagaimana cara trading yang baik?? Jawabannya : DISIPLIN. Di dunia ini, TIDAK ADA ORANG YANG PINTAR TRADING, YANG ADA ADALAH ORANG YANG DISIPLIN DALAM TRADING. Disiplin dalam TRADING PLAN dan MONEY MANAGEMENT. Disiplin dalam Trading Plan adalah disiplin memanfaatkan momen2 yang konfirmasinya paling tinggi untuk ambil dan keluar dari posisi. Sedangkan disiplin dalam Money Management adalah disiplin dalam menentukan Take Profit dan Stop Loss. Bila keduanya dapat dilakukan dengan DISIPLIN yang tinggi, maka RESIKO akan dapat DIKONTROL. Akan lebih baik lagi jika investor selalu menggali pengetahuan tentang analisa pasar untuk meningkatkan kemampuannya. “MUSUH” terbesar yang dihadapi seorang trader adalah DIRINYA SENDIRI, BUKAN PASAR! Nah, dengan me-MANAGE RESIKO, probabilitas profit bisa ditingkatkan. Oleh karena itu tidaklah mustahil bila dikatakan bahwa “WE CAN TRADE FOR LIVING…WHY NOT?” (“Kita bisa hidup dari Trading Saham/Forex/Index, mengapa tidak?”). |
| Developed by JogjaCamp | Copyright implanner.net @ 2008 - Arrow Sheds and |